Saturday, January 28, 2006

Boromir, Captain of Gondor


Image hosting by Photobucket


Setelah Raja Gondor terakhir, Earnur, mangkat tanpa memiliki keturunan, kerajaan Gondor mengalami kemunduran. Negara itu kini diperintah oleh Steward, menggantikan posisi raja untuk memerintah. Pada zaman ketiga saat terjadinya War of the Ring, Steward Gondor, Denethor II, memiliki dua putra, Boromir dan Faramir. Pada saat itu Gondor lebih membutuhkan putra-putra terbaik mereka sebagai panglima perang yang tangguh, sehingga di penghujung Zaman Ketiga banyak diantara keluarga bangsawan lebih mementingkan seni berperang daripada keahlian lainnya. Demikian pula Boromir, yang menjadi Kapten Pasukan Gondor sampai kepergiannya untuk menemui Elrond Halfelven pada tahun 3019 Zaman Ketiga.



Boromir senang berperang dan bernegosiasi dengan senjata. Ia adalah seorang pejuang yang berani dan dihormati, pahlawan bagi bangsanya, dan dikagumi karena kegagahannya. Sebagai anak tertua Denethor II, Boromir adalah pewaris tahta Stewardship of the Tower dan maka dari itu, setelah mendapatkan mimpi yang sama seperti adiknya, ia tak mengizinkan siapapun selain dirinya sendiri untuk melakukan perjalanan menuju Utara ke Imladris (Rivendell) , untuk mengungkapkan arti mimpinya yang berkata:



Seek for the Sword that was broken; In Imladris it dwells; There shall be counsels taken, Stronger than Morgul-spells. There shall be shown a token, That Doom is near at hand, For Isildur's Bane shall waken, And the Halfling forth shall stand.



Setelah melakukan perjalanan panjang yang berbahaya dan melelahkan selama berbulan-bulan Boromir berhasil tiba di House of Elrond, dimana ia bertemu dengan Aragorn son of Arathorn saat dibentuk Council of Elrond, yang semula tak ingin diakuinya sebagai pewaris tahta Gondor, meskipun diyakinkan oleh Elrond dan beberapa anggota council lainnya. Bahkan Bilbo angkat suara dengan menyerukan:



All that is gold does not glitter, Not all those who wonder are lost; The old that is strong does not wither, Deep roots are not reached by the frost. From the ashes fire shall be woken, A light from the shadows shall spring; Renewed shall be blade that was broken: The crownless again shall be king.



Pada akhirnya Boromir menjadi bagian dari The Fellowship of the Ring dan mengakui Aragorn sebagai keturunan langsung Isildur, pewaris tahta Gondor. Ia wafat dengan gagah berani dalam perjalanan menuju Selatan, melindungi para hobbit dari serangan orc.



Sumber: The Complete Tolkien Companian by JEA Tyler dan The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring by JRR Tolkien.

2 Comments:

Blogger Lili said...

bentar lagi, lanjutan postingan Ummi akan membahas kunjungan ke tempat2 shooting LOTR..he.he..jadi mampir lagi dong?

11:34 PM  
Anonymous ranids said...

Hmmm tetep Aragorn idolaku hehehe :)

5:48 PM  

Post a Comment

<< Home